Tri Palawa Dorong UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Alor Desa dan Pesisir Disiapkan sebagai Motor Pertumbuhan Baru

Bagikan Artikel

BONARINEWS.COM, Kalabahi – Boleh jadi ini bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Alor dalam menjadikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi sebagai pilar utama penguatan ekonomi rakyat. Melalui pendekatan Tri Palawa, Pemkab Alor mengarahkan potensi desa, kawasan pesisir, dan wilayah pertanian sebagai basis pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Obet Bolang, S.Sos., M.AP, menegaskan bahwa transformasi ekonomi daerah harus dimulai dari penguatan ekonomi masyarakat di tingkat bawah, khususnya pelaku UMKM.
“UMKM harus kita tempatkan sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi daerah. Pemerintah hadir untuk memperkuat kapasitas usaha mereka, membuka akses permodalan, serta memastikan produk lokal memiliki nilai tambah dan akses pasar yang lebih luas,” tegas Obet Bolang. dalam apel pagi bersama jajaran ASN dan P3K di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor. di lapangan Upacara Sekretariat Daerah Kabupaten Alor, Senin (5/1/2026)

Menurutnya, semangat Gerakan Membangun dari Timur (Gerbang Timur) dan spirit Alor Berkemas menuntut perubahan cara pandang pembangunan, dari yang bersifat top-down menjadi pembangunan yang bertumpu pada kekuatan ekonomi rakyat.

Pemkab Alor melihat desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Produk pertanian, perikanan, dan hasil olahan lokal diarahkan tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, tetapi diolah melalui UMKM desa agar memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kita ingin desa dan kawasan pesisir tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga pusat pengolahan dan pengembangan usaha. Di situlah UMKM berperan penting untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelas Sekda.

Di wilayah pesisir, penguatan UMKM berbasis kelautan dan perikanan terus didorong melalui pengembangan koperasi nelayan, industri pengolahan hasil laut, serta peningkatan konektivitas pemasaran. Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan ekosistem usaha yang mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Koperasi, lanjut Obet Bolang, menjadi instrumen strategis dalam memperkuat UMKM, baik dari sisi permodalan, distribusi, hingga pemasaran produk.
“UMKM tidak bisa berjalan sendiri. Koperasi harus hadir sebagai penguat, agar usaha kecil kita lebih berdaya saing dan mampu tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kebijakan Tri Palawa, Pemkab Alor menargetkan terciptanya ekonomi daerah yang lebih merata dan berkeadilan, dengan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan.
“Pembangunan ekonomi yang kita dorong bukan hanya soal pertumbuhan angka, tetapi bagaimana masyarakat merasakan langsung manfaatnya. UMKM yang kuat berarti ekonomi rakyat yang kuat,” pungkas Pj. Sekda. (Nursada Bong).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *