Mengenal Oukup, Mandi Uap Tradisional Suku Karo yang Kaya Manfaat

Bagikan Artikel

BONARINEWS.COM, KARO — Oukup merupakan tradisi mandi uap atau sauna khas suku Karo di Sumatera Utara. Perawatan tradisional ini menggunakan rebusan berbagai rempah dan daun-daunan alami yang dipercaya bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Awalnya, oukup dikenal sebagai perawatan khusus bagi ibu setelah melahirkan. Namun seiring waktu, manfaatnya dirasakan lebih luas dan digunakan oleh berbagai kalangan.

Dalam praktiknya, oukup dilakukan dengan memanfaatkan uap panas dari rebusan rempah-rempah. Uap tersebut dibiarkan menyelimuti tubuh sehingga meresap melalui kulit dan memberikan efek hangat, segar, serta membuat badan terasa lebih ringan.

Bahan dan Cara Kerja

Oukup menggunakan beragam rempah dan daun tradisional yang jumlahnya bisa mencapai puluhan hingga ratusan jenis. Di antaranya serai, jahe, kunyit, kencur, daun sirih, daun sira-sira, daun penyambung nyawa, daun jeruk purut, daun pandan, daun nilam, daun cengkeh, daun putri malu, daun pucuk durian, serta berbagai jenis jeruk seperti jeruk purut, jeruk nipis, jeruk lemon, dan jeruk jari harimau. Selain itu digunakan pula batang dan urat-uratan tanaman seperti urat pinang dan urat kelapa.

Semua bahan tersebut direbus bersama dalam panci besar hingga menghasilkan uap panas yang harum. Uap kemudian dialirkan ke ruang kecil atau ke bawah bangku tempat seseorang duduk. Tubuh dibungkus kain atau tikar agar uap tidak keluar dan dapat meresap secara maksimal.

Durasi Pelaksanaan

Oukup biasanya dilakukan selama 15–20 menit. Dalam waktu tersebut, uap panas menyelimuti hampir seluruh tubuh, membuat pori-pori kulit terbuka dan tubuh berkeringat.

Manfaat Oukup

Secara tradisional, oukup dikenal sangat bermanfaat untuk membantu pemulihan stamina dan kebugaran ibu setelah melahirkan. Selain itu, banyak masyarakat Karo meyakini oukup dapat membantu meredakan berbagai keluhan kesehatan seperti pegal linu, asam urat, rematik, flu, maag, sembelit, vertigo, hingga gangguan tidur. Dari sisi relaksasi, oukup juga memberikan rasa tenang, rileks, dan menyegarkan tubuh.

Menurut cerita orang tua zaman dahulu, untuk tujuan relaksasi tertentu, oukup kadang ditambahkan daun kecubung atau daun ganja. Namun praktik ini merupakan bagian dari tradisi lama dan kini tidak umum dilakukan.

Sebagai warisan budaya, oukup tidak hanya mencerminkan kearifan lokal suku Karo dalam menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi salah satu bentuk pengobatan tradisional yang masih dikenal dan diminati hingga sekarang. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *