Pekerja Honorer PDAM Tewas Tersedot Arus Air di Laguboti

Bagikan Artikel

Bonarinews.com, LAGUBOTI — Seorang pekerja honorer PDAM Tirtanadi Kabupaten Toba ditemukan meninggal dunia setelah tersedot arus air deras di sumber mata air Sampuran Aek Sidua Dua, Dusun I Lumban Ginabean, Desa Sintong Marnipi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Minggu (4/1/2026) malam.

Korban diketahui bernama **Darwin Hutapea alias Pak Erwin (39)**, warga Desa Sintong Marnipi, beragama Kristen Protestan. Korban diduga mengalami kecelakaan kerja saat hendak menutup pintu air di lokasi sumber mata air.

Mendapatkan informasi kejadian tersebut, **Kapolsek Laguboti Iptu David Pangaribuan, S.H.**, bersama Kanit Reskrim Aipda Sunardi Purba, KA SPKT Aiptu Parulian Pardede, dan Banit Reskrim Bripda Firman Tabah Siagian langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

Kapolres Toba **AKBP V.J. Parapaga Apputua Napitupulu, S.I.K.**, melalui Kapolsek Laguboti menjelaskan, peristiwa bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Korban bersama sejumlah saksi dihubungi Kabag PKA PDAM Tirtanadi Kabupaten Toba, Imawati Sinaga, untuk melakukan perbaikan pipa transmisi di Dusun II Sampuran Aek Sidua Dua, Desa Sintong Marnipi.

Sekitar pukul 13.20 WIB, korban bersama empat rekan kerjanya tiba di lokasi. Korban kemudian meminta izin untuk menutup pintu air di sumber mata air yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi pekerjaan. Meski sempat ditawari bantuan, korban memilih pergi sendiri.

Sekitar pukul 16.30 WIB, setelah para saksi menyelesaikan penyambungan pipa, korban tidak kunjung kembali. Dua saksi, Sabam M.H. Pasaribu dan Rizky Dwi Arif, kemudian menyusul ke sumber mata air. Setibanya di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, keduanya menemukan korban telah meninggal dunia akibat tersedot arus air deras di pintu air yang hendak ditutup.

Para saksi kemudian menghubungi warga sekitar untuk meminta bantuan evakuasi. Sekitar pukul 19.00 WIB, proses evakuasi dilakukan bersama masyarakat setempat. Jasad korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Porsea sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Laguboti menambahkan, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah kecelakaan kerja.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *