Tim PKM Unimed Salurkan Bantuan Tanggap Darurat ke Desa Terdampak Bencana di Tapanuli Tengah

Bagikan Artikel

Tapanuli Tengah, Bonarinews.com — Universitas Negeri Medan mengirimkan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana ke Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana alam. Bantuan disalurkan ke Desa Hutanabolon dan Desa Huraba, Kecamatan Tukka, pada 24–26 Desember 2025.

Tim dilepas langsung oleh Rektor Unimed Baharuddin dan didukung pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek. Meski akses menuju lokasi terhambat longsor di sejumlah titik, tim berhasil menjangkau dua desa yang sempat terisolasi.

Selain bantuan logistik, Unimed menyalurkan bantuan teknologi tepat guna berupa dua set alat penyaring air bersih, dua unit generator set, lampu darurat, serta dua set panel surya. Panel surya tersebut merupakan hibah dari Pusat Unggulan Inovasi LPPM Unimed. Bantuan sandang dan pangan juga disalurkan, termasuk perlengkapan mandi, alas tidur, selimut, dan kelambu. Fakultas Bahasa dan Seni Unimed turut menyumbangkan pakaian layak pakai.

Ketua Tim PkM Unimed Roni Sinaga mengatakan bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, terutama air bersih dan sumber listrik darurat. Menurut dia, infrastruktur di dua desa tersebut lumpuh akibat bencana.

“Banyak titik longsor menghambat akses menuju lokasi. Namun, kebutuhan air bersih dan listrik menjadi prioritas utama karena sangat dibutuhkan warga di pengungsian,” kata Roni.

Saat tiba di Desa Hutanabolon pada Kamis, 25 Desember 2025, bantuan diterima oleh Komandan Posko Pelda Raynol Hermes Tambunan. Warga bersama dosen dan mahasiswa Unimed bergotong royong menurunkan bantuan di tengah hujan yang masih mengguyur wilayah tersebut.

Salah satu perwakilan warga, Sri Rafiah, menyatakan bantuan panel surya dan generator set membantu pemenuhan kebutuhan penerangan dan komunikasi, mengingat listrik belum pulih sepenuhnya.

Tim PkM Unimed terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa lintas fakultas, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Berdasarkan hasil observasi lapangan, Unimed berencana melanjutkan program pemulihan pascabencana berbasis inovasi untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak di Tapanuli Tengah.

Reporter: Dedy Hutajulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *