Griya Lansia Sukabumi Kembangkan Kebun Hidroponik, Lansia Tetap Produktif

Bagikan Artikel

SUKABUMI, Bonarinews.com — Panti Sosial Jompo Griya Lansia Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghadirkan inovasi sederhana namun berdampak positif bagi para penghuninya. Panti ini melatih para lansia, termasuk yang berada dalam kondisi semi-bedrest, untuk menanam sayuran dengan sistem hidroponik.

Berbagai jenis sayuran seperti selada air, pakcoy, dan kangkung dibudidayakan secara hidroponik. Metode ini dinilai lebih bersih dan praktis karena tidak menggunakan tanah, sehingga aman dan mudah dilakukan oleh para lansia, baik yang masih mandiri maupun yang memiliki keterbatasan fisik.

Ika Suhermawati, pengelola panti Griya Lansia Nagrak, mengatakan pertanian hidroponik dipilih karena perawatannya relatif mudah dan masa panennya singkat, sekitar 30 hari. Selain itu, sistem ini lebih higienis dan minim risiko bagi kesehatan lansia.

“Alhamdulillah, sejak 2021 sampai sekarang kami masih terus berproduksi. Hasil panennya juga cukup diminati, terutama oleh kalangan lansia dan komunitas yang mendukung kegiatan kami,” ujar Ika.

Selain hidroponik, panti juga memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam tanaman lain seperti ubi dan jagung. Hasil pertanian tersebut tidak hanya dikonsumsi oleh para penghuni panti, tetapi juga dijual.

Pendapatan dari penjualan hasil panen digunakan kembali untuk memenuhi kebutuhan para lansia yang tinggal di panti. Dengan cara ini, kegiatan bertani tidak hanya memberi manfaat fisik dan mental, tetapi juga membantu menopang kebutuhan sehari-hari penghuni panti.

Terkait kendala, Ika menyebut serangan hama hampir tidak menjadi masalah dalam budidaya hidroponik. Tantangan yang lebih sering dihadapi justru pada pemasaran dan fluktuasi penjualan hasil panen.

Ke depan, pihak panti berharap program pertanian hidroponik ini dapat terus berkembang, baik dari segi luas lahan maupun jaringan pemasaran. Saat ini, distribusi hasil panen masih dibantu oleh beberapa komunitas, namun diharapkan nantinya dapat menjangkau pasar yang lebih luas. (Idris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *