Dosen Unimed Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Langkat

Bagikan Artikel

Langkat, Bonarinews.com — Tim dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) menyalurkan ribuan paket bantuan bagi warga terdampak banjir di Desa Padang Tualang dan Desa Jati Sari, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Rabu, 24 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sebanyak 1.550 kepala keluarga menerima paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan gula. Selain itu, tim dosen Unimed juga menyalurkan 1.500 paket tas dan alat tulis sekolah untuk anak-anak korban banjir. Bantuan diserahkan langsung kepada warga dengan melibatkan perangkat desa setempat.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pemulihan pascabencana, terutama dalam menjaga ketahanan pangan warga dan memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak yang terdampak. Menurut tim Unimed, distribusi bantuan ini merupakan bagian dari mitigasi bencana nonstruktural untuk memperkuat daya tahan sosial masyarakat setelah banjir.

Tim PKM Unimed dipimpin oleh Dr. Isli Iriani Indiah Pane, dengan anggota dosen Novita, Reni Rahmadani, dan Abdul Harris Handoko, serta dibantu sejumlah mahasiswa. Bantuan dibagi ke dalam dua sektor utama, yakni pendidikan dan kebutuhan pokok.

Isli Iriani Pane mengatakan kehadiran Unimed di tengah masyarakat terdampak banjir merupakan bentuk tanggung jawab sosial perguruan tinggi. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjaga semangat belajar anak-anak pascabencana,” katanya di sela penyerahan bantuan.

Warga Desa Padang Tualang dan Jati Sari menyambut positif bantuan tersebut. Pasca banjir, sebagian warga mengalami kesulitan ekonomi akibat terhentinya aktivitas kerja, sementara perlengkapan sekolah anak-anak banyak yang rusak terendam air.

Kepala Desa Padang Tualang, M. Arfan Lubis, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Unimed. Ia menilai dukungan tersebut sangat membantu warga dalam masa pemulihan. “Bantuan ini tidak hanya menopang kebutuhan harian warga, tetapi juga memulihkan kepercayaan diri anak-anak untuk kembali bersekolah,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis kepada perwakilan warga serta diskusi singkat mengenai langkah antisipasi banjir susulan. Unimed menyatakan akan terus memantau kondisi masyarakat terdampak dan membuka peluang pendampingan lanjutan sebagai bagian dari pengabdian berkelanjutan kepada masyarakat. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *