434 KK Korban Bencana di Tapanuli Utara Terima Bantuan Rp2,16 Miliar, Bupati JTP Hutabarat: Gunakan untuk Bangkit

Bagikan Artikel

TARUTUNG, Bonarinews.com – Harapan baru bagi ratusan keluarga korban bencana di Kabupaten Tapanuli Utara. Sebanyak 434 kepala keluarga (KK) terdampak bencana hidrometeorologi kini menerima bantuan jaminan hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan total nilai mencapai Rp2,16 miliar.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (6/3/2026). Penyerahan turut dihadiri unsur Forkopimda serta Ketua TP PKK Neny Angelina Hutabarat.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa JTP Hutabarat menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir untuk masyarakat sejak awal bencana hingga masa pemulihan pascabencana.

“Sejak bencana terjadi pada November lalu, seluruh elemen pemerintah bergerak bersama untuk mempercepat penanganan dan pemulihan. Bantuan ini kami harapkan dapat membantu bapak-ibu dan keluarga untuk kembali bangkit,” ujar JTP Hutabarat.

Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk kebutuhan keluarga.

“Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kelangsungan hidup keluarga. Kalau bisa bahkan ditabung. Yang penting tepat sasaran dan tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” tegasnya.

Bupati juga memastikan bahwa seluruh data penerima bantuan telah melalui proses verifikasi sesuai mekanisme yang berlaku. Meski demikian, pemerintah tetap terbuka jika masih ada warga yang layak menerima namun belum terdata.

“Kami yakin data ini sudah diverifikasi dengan baik. Namun jika masih ada masyarakat yang seharusnya menerima, kita siap melakukan verifikasi ulang. Pemerintah selalu terbuka demi kebaikan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama para tamu undangan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah keluarga terdampak. Bahkan di hadapan para penerima, Bupati langsung memeriksa isi bantuan berupa uang tunai yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Tapanuli Utara Bontor Hutasoit menjelaskan bahwa total bantuan jadup yang disalurkan mencapai Rp2.160.000.000 untuk 434 KK atau sekitar 1.600 jiwa yang tersebar di 11 kecamatan.

Setiap jiwa menerima bantuan sebesar Rp1.350.000, yang merupakan akumulasi bantuan Rp15.000 per hari selama 90 hari.

“Penerima yang hadir pada penyerahan simbolis hari ini sebanyak 58 kepala keluarga. Bagi penerima lainnya yang tidak hadir, bantuan dapat diambil melalui kantor pos di masing-masing kecamatan,” jelas Bontor Hutasoit.

Salah seorang penerima bantuan, Ranto Lumbantobing, warga Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat hingga daerah yang terus memberikan perhatian kepada korban bencana.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh pemerintah yang sudah membantu kami. Sejak bencana terjadi hingga masa pemulihan sekarang, kami benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ungkap Ranto yang merupakan ayah dari empat anak.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Utara untuk kembali menjalani kehidupan secara normal serta mempercepat proses pemulihan ekonomi keluarga.

Penulis: Lindung Silaban
Editor: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *